Tadabbur Surah Saba ayat 10-13: Bersyukur dengan Bekerja

Mengambil pelajaran dari keluarga Daud as. tentang bekerja, mendayagunakan keahlian, amal shalih, dan syukur.

Nabi Daud as.

وَلَقَدۡ ءَاتَيۡنَا دَاوُۥدَ مِنَّا فَضۡلًا ۖ يَٰجِبَالُ أَوِّبِى مَعَهُۥ وَٱلطَّيۡرَ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ ٱلۡحَدِيدَ

10/ Sungguh, benar-benar telah Kami anugerahkan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman), “Wahai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang kali bersama Daud!” Kami telah melunakkan besi untuknya.
أَنِ ٱعۡمَلۡ سَٰبِغَٰتٍ وَقَدِّرۡ فِى ٱلسَّرۡدِ ۖ وَٱعۡمَلُواْ صَٰلِحًا ۖ إِنِّى بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٌ

11/ Buatlah baju-baju besi besar dan ukurlah anyamannya serta kerjakanlah amal saleh. Sesungguhnya Aku Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Nabi Daud as adalah seorang pembuat baju besi yang diberikan kelebihan oleh Allah swt berupa kemampuan untuk bisa melunakkan besi tanpa harus ditempa. Jadi Nabi Daud as adalah seorang profesional yang memiliki keahlian spesifik.

Ia diperintahkan untuk menggunakan keahliannya tersebut untuk beramal shalih (amal yg memberikan manfaat). Amalan ini tidak dipandang sebelah mata, bahkan Allah mengatakan bahwa Dia melihat apa yang kamu kerjakan itu.

Nabi Sulaiman as.

وَلِسُلَيۡمَٰنَ ٱلرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهۡرٌ وَرَوَاحُهَا شَهۡرٌ ۖ وَأَسَلۡنَا لَهُۥ عَيۡنَ ٱلۡقِطۡرِ ۖ وَمِنَ ٱلۡجِنِّ مَن يَعۡمَلُ بَيۡنَ يَدَيۡهِ بِإِذۡنِ رَبِّهِۦ ۖ وَمَن يَزِغۡ مِنۡهُمۡ عَنۡ أَمۡرِنَا نُذِقۡهُ مِنۡ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ

12/ Bagi Sulaiman (Kami tundukkan) angin yang (jarak tempuh) perjalanannya pada waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya pada waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) serta Kami alirkan cairan tembaga baginya. Sebagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya. Siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab (neraka) Sa‘ir (yang apinya menyala-nyala).
يَعۡمَلُونَ لَهُۥ مَا يَشَآءُ مِن مَّحَٰرِيبَ وَتَمَٰثِيلَ وَجِفَانٍ كَٱلۡجَوَابِ وَقُدُورٍ رَّاسِيَٰتٍ ۚ ٱعۡمَلُوٓاْ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكۡرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنۡ عِبَادِىَ ****ٱلشَّكُورُ

13/ Mereka (para jin) selalu bekerja untuk Sulaiman sesuai dengan kehendaknya. Di antaranya (membuat) gedung-gedung tinggi, patung-patung, piring-piring (besarnya) seperti kolam dan periuk-periuk yang tetap (di atas tungku). Bekerjalah wahai keluarga Daud untuk bersyukur. Sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang banyak bersyukur.

Nabi Sulaiman diberikan kelebihan berupa ditundukkannya angin untuk digunakan sebagai sarana transportasi - yang membuat perjalanannya jauh lebih cepat. Beliau juga diberi kelebihan berupa penguasaan atas sebagian kaum jin untuk membuat bangunan, patung, kolam (bendungan), dll yang disukai oleh beliau. Beliau diperintahkan untuk senantiasa bekerja mendayagunakan kemampuan pembangunan infrastruktur dan transportasi ini sebagai bentuk syukur atas karunia yang telah Allah swt anugerahkan kepadanya.

Beberapa perenungan

  1. Ketika kita memiliki keahlian dalam bidang apapun, maknailah bahwa itu disebabkan Allah telah memilih kita untuk memiliki keahlian tersebut. Ada kehendak Allah dibalik itu.
  2. Menggunakan keahlian tersebut untuk hal-hal yang mendatangkan manfaat merupakan amal shalih dan bentuk syukur kepada Allah swt.
  3. Janganlah menganggap bahwa mempelajari dan menguasai ilmu-ilmu umum seperti teknologi, ilmu sosial, ekonomi, dsb sebagai bagian yang marginal dalam amal dan ibadah kita sebagai muslim.

Subscribe to Jurnal Qur'an

Don’t miss out on the latest issues. Sign up now to get access to the library of members-only issues.
jamie@example.com
Subscribe